Cover Malu!!

Category: By KhALiF MuJaHiD
1.kalo tersepak batu:
Jangan terus bangun,
sebalik nyer anda baring dan terus
berguling-guling hingga jauh dari perhatian ramai...
lepas tu baru bgn bila takde org nampak..

2.kalo terjatuh beskal:
cepat2 naik beskal anda semula
dan jatuhla lagi sehingga berkali-
kali supaya org ingat anda saje2 buat lawak...

3.kalo terjatuh tangga:
terus bersilat seolah-olah anda dirasuk
atau sedang berlawan dgn makhluk
halus...


4.kalo terjatuh dlm longkang:
pungutlah sampah yg ada sambil marah2
dgn suara yg kuat, pasti org menyangka
anda seorang yg amat prihatin terhadap kebersihan...

5.kalo jatuh ketika nak naik bas:
jeritlah kuat2.."oi! apa tolak2 ni?"
walaupun tiada org di blakang anda...

6.kalo terjatuh di dpn bus stop:
terus buat2 pengsan sehingga ada
org membantu anda..
kalo takde..baring terus sampai mlm
 

Weird & Amazing Buildings

Category: By KhALiF MuJaHiD
EnJoY ;)

Kansas City Library (United States)


The Piano House (China)


The Robot Building (Thailand)


Sam Kee Buliding (Canada)


The Astra House (Germany)


The Basket Building (United States)


The Blue Building (Netherlands)


The Crooked House (Poland)


The Dancing House (Czech Republic)
 

Manusia, Malaikat & Syaitan

Category: By KhALiF MuJaHiD
Manusia - Eh, dah subuh dah?
Malaikat - bangunlah wahai anak Adam, tunaikan solat subuh mu .
Syaitan - Alahhhhhh, kejaplah, ngantuk ini....awal lagi nie?.zzzzzzzz

Manusia - Nak makan, laparlah ??
Malaikat - Wahai Anak Adam, mulakanlah dengan Bismillah...
Syaitan - Ahh, tak payahla..... dah lapar ini !! mmm..sedapnyaaaa..


Manusia - Hari ni nak pakai apa ye?
Malaikat - Wahai anak Adam, pakailah pakaian yang menutup aurat..
Syaitan - Ehh,panaslah, takde style langsung, nampak kampung!!!

Manusia - Alamak, dah lewat!
Malaikat - Bersegeralah wahai manusia , nanti terlewat ke pejabat..
Syaitan - Ahhh?awal lagi?mmm..aaahh? suruh si X, punchkanlah?

Manusia - Azan sudah kedengaran... .
Malaikat - Wahai anak Adam, bersegeralah menunaikan kewajipan
Syaitan - Baru pukul berapa.. rilex lah..awal lagi nieii..

Manusia - Eh, eh... tak boleh tengok ini, berdosa...
Malaikat - Wahai anak Adam, alihkanlah pandanganmu, sesungguhnya Allah Maha Melihat dan mengetahui !
Syaitan - Perggghh.... best tu... . rugi ooo kalau tak tengok nie..

Manusia - Saudaraku sedang melakukan dosa
Malaikat - Wahai anak Adam, cegahla ia..
Syaitan - Apa kau sibuk? Jangan jaga tepi kain orang, lantaklahh..


Manusia -Elok kalau aku sampaikan nasihat ini kepada orang lain
Malaikat - Wahai anak Adam, nasihat-menasihatil ah sesama kamu..
Syaitan - Sendiri pikirlah, semua dah besar, buat apa susah2.... pandai2lah..

Manusia - aku telah berdosa..
Malaikat - Wahai anak Adam, bertaubatlah kamu,sesungguhnya Allah Maha Pengampun. .
Syaitan - Tangguhlah dulu, lain kali boleh bertaubat... lagipun muda hanya sekali....rugila. ... (kalau sempatla)

Manusia - Kalau pergi, mesti seronok!
Malaikat - Wahai anak Adam, kakimu ingin melangkah ke jalan yang dimurkai Allah,berpalinglah dari jalan itu .
Syaitan - Jangan bimbang, tiada sesiapa yang tahu...Jomlahhh!!

Manusia - Uuhhh?letihnya arini..tak solat lagi nieee?.
Malaikat - Wahai anak Adam, taatilah Allah dan RasulNYA,kebahagiaan di dunia dan akhirat untukmu. Solat itu wajib bagimu...
Syaitan - Hey anak Adam, ikutilah aku,kebahagiaan di dunia (sahaja) dan kebahagiaan diakhirat (jangan mimpilah!) untukmu....
 

Jika....

Category: , By KhALiF MuJaHiD
Jika kamu cinta, cintalah kepada Allah yang maha pencipta

Jika kamu rindu, rindulah kepada Rasulullah s.a.w

Jika kamu sayang, sayangilah kepada keluargamu yang sentiasa berada di sampingmu

J
ika kamu suka, sukalah kepada ilmu yang ditimba

Jika kamu benci, bencilah kepada syaitan yang direjam

Jika kamu takut, takutlah kepada balasan Allah terhadap dosa-dosa kamu

Jika kamu geram, geramlah kepada syurga duniawi yang sentiasa membelengguimu

Jika kamu berani, beranilah kepada kebenaran walaupun ia pahit
 

Lagu hari ini ;D

Category: By KhALiF MuJaHiD

Andai Ku Tahu

Ungu

Andai ku tahu....
Kapan tiba ajalku...
Ku akan memohon tuhan tolong panjangkan umurku...

Andai ku tahu...
Kapan tiba masaku...
Ku akan memohon tuhan jangan kau ambil nyawaku...
Aku takut akan semua dosa dosaku...
Aku takut dosa yg terus membayangiku...

Andai ku tahu...
Malaikatmu kan menjemputku...
Izinkan aku mengucap kata taubat padamu...
Aku takut akan semua dosa dosaku...
Aku takut dosa yg terus membayangiku...

Ampuni aku dari segala dosa dosaku...
Ampuni aku menangis ku bertaubat padamu...
Aku manusia yang takut neraka...
Namun aku juga tak pantas disurga...

Andai ku tahu....
Kapan tiba ajalku...
Izinkan aku mengucap kata taubat padamu...
Aku takut akan semua dosa dosaku...
Aku takut dosa yg terus membayangiku...
Ampuni aku dari segala dosa dosaku...
Ampuni aku menangis ku bertaubat padamu...
 

Star City

Category: By KhALiF MuJaHiD
Some pictures of villages build to look like a star. Remarkable photos.












 

Kerana Dia Manusia Biasa

Category: By KhALiF MuJaHiD
Saya ingin tahu! Mengapa dia begitu mudah menerima lelaki itu. Ada apakah gerangan? Tentu suatu hal yang istimewa. Hingga dia boleh memutuskan untuk bernikah secepat ini. Tapi sayang, saya sedang sibuk ketika itu(benar-benar sibuk). Saya tidak dapat membantunya mempersiapkan keperluan pernikahan. Beberapa kali dia menelefon saya untuk meminta pendapat tentang beberapa perkara. Beberapa kali saya telefon dia untuk menanyakan perkembangan persiapan pernikahannya. Kami tenggelam dalam kesibukan masing-masing. Saya mengambil cuti 2 hari sebelum pernikahannya. Selama cuti itu saya memutuskan untuk menginap di rumahnya. Pukul 11 malam sehari sebelum pernikahannya, baru kami dapat berbual -hanya-berdua. Hiruk-pikuk persiapan akad nikah esok pagi, sungguh membelenggu kami. Pada awalnya kami ingin berbual tentang banyak hal. Akhirnya, dapat juga kami berbual berdua. Ada banyak hal yang ingin saya tanyakan. Dia juga ingin bercerita banyak perkara kepada saya. Beberapa kali Mamanya mengetuk pintu, meminta kami tidur.

"Aku tak boleh tidur." Dia memandang saya dengan wajah bersahaja.

Saya faham keadaanya ketika ini.

"Matikan saja lampunya, biar disangka kita dah tidur."

"Ya.. ya." Dia mematikan lampu neon bilik dan menggantinya dengan lampu yang samar.

Kami meneruskan perbualan secara berbisik-bisik. Suatu hal yang sudah lama sekali tidak kami lakukan. Kami berbual banyak perkara, tentang masa lalu dan impian-impian kami. Wajah keriangannya nampak jelas dalam kesamaran. Memunculkan aura cinta yang menerangi bilik ketika itu. Hingga akhirnya terlontar juga sebuah pertanyaan yang selama ini saya pendamkan. "Kenapa kamu memilih dia?" Dia tersenyum simpul lalu bangkit dari baringnya sambil meraih telefon bimbitnya dibawah bantalku. Perlahan dia membuka laci meja hiasnya. Dengan bantuan lampu LCD handphone dia mengais lembaran kertas didalamnya. Perlahan dia menutup laci kembali lalu menyerahkan sekeping sampul kepada saya. Saya menerima handphone dari tangannya. Sampul putih panjang dengan cop surat syarikat tempat calon suaminya bekerja. Apa ini?. Saya melihatnya tanpa mengerti.

Eeh..., dia malah ketawa geli hati.

"Buka aja."

Sebuah kertas saya tarik keluar. Kertas putih bersaiz A4, saya melihat warnanya putih. "Teruknya dia ni."

Saya menggeleng-gelengka n kepala sambil menahan senyum.

Sementara dia cuma ketawa melihat ekspresi saya. Saya mula membacanya. Saya membaca satu kalimat diatas, dibarisan paling atas. Dan sampai saat inipun saya masih hafal dengan kata-katanya. Begini isi surat itu........


************ ********* *******

Kepada ...... Calon isteri saya, calon ibu anak-anak saya, calon menantu Ibu saya dan calon kakak buat adik-adik saya Assalamu'alaikum Wr Wb. Mohon maaf kalau anda tidak berkenan. Tapi saya mohon bacalah surat ini hingga akhir. Baru kemudian silakan dibuang atau dibakar, tapi saya mohon, bacalah dulu sampai selesai. Saya, yang bernama_____menginginkan anda______ untuk menjadi isteri saya. Saya bukan siapa-siapa. Saya hanya manusia biasa. Buat masa ini saya mempunyai pekerjaan. Tetapi saya tidak tahu apakah kemudiannya saya akan tetap bekerja. Tapi yang pasti saya akan berusaha mendapatkan rezeki untuk mencukupi keperluan isteri dan anak-anakku kelak. Saya memang masih menyewa rumah. Dan saya tidak tahu apakah kemudiannya akan terus menyewa selamannya. Yang pasti, saya akan tetap berusaha agar isteri dan anak-anak saya tidak kepanasan dan tidak kehujanan. Saya hanyalah manusia biasa, yang punya banyak kelemahan dan beberapa kelebihan. Saya menginginkan anda untuk mendampingi saya. Untuk menutupi kelemahan saya dan mengendalikan kelebihan saya. Saya hanya manusia biasa. Cinta saya juga biasa saja. Oleh kerana itu Saya menginginkan anda supaya membantu saya memupuk dan merawat cinta ini, agar menjadi luar biasa. Saya tidak tahu apakah kita nanti dapat bersama-sama sampai mati. Kerana saya tidak tahu suratan jodoh saya. Yang pasti saya akan berusaha sekuat tenaga menjadi suami dan ayah yang baik. Kenapa saya memilih anda? Sampai saat ini saya tidak tahu kenapa saya memilih anda. Saya sudah sholat istikharah berkali-kali, dan saya semakin mantap memilih anda. Yang saya tahu, Saya memilih anda kerana Allah. Dan yang pasti, saya menikah untuk menyempurnakan agama saya, juga sunnah Rasulullah. Saya tidak berani menjanjikan apa-apa, saya hanya berusaha sekuat mungkin menjadi lebih baik dari sekarang ini. Saya memohon anda sholat istiqarah dulu sebelum memberi jawapan pada saya. Saya beri masa minima 1 minggu, maksima 1 bulan. Semoga Allah redha dengan jalan yang kita tempuh ini. Amin Wassalamu'alaikum Wr Wb



************ ********* *********


Saya memandang surat itu lama. Berkali-kali saya membacanya. Baru kali ini saya membaca surat 'lamaran' yang begitu indah. Sederhana, jujur dan realistik. Tanpa janji-janji yang melambung dan kata yang berbunga-bunga. Surat cinta biasa. Saya menatap sahabat disamping saya. Dia menatap saya dengan senyum tertahan.

"Kenapa kamu memilih dia.....?"

"Kerana dia manusia biasa......." Dia menjawab mantap.

"Dia sedar bahawa dia manusia biasa. Dia masih punya Allah yang mengatur hidupnya. Yang aku tahu dia akan selalu berusaha tapi dia tidak menjanjikan apa-apa. Soalnya dia tidak tahu, apa yang akan terjadi pada kami kemudian hari. Entah kenapa, justeru itu memberikan kesenangan tersendiri buat aku.."

"Maksudnya?"

"Dunia ini fana. Apa yang kita punya hari ini belum tentu esok masih ada dan menjadi milik kita. Betul tak? Paling tidak.... Aku tau bahawa dia tidak akan frust kalau suatu masa nanti kami jadi miskin. "

Ssttt....."Saya menutup mulutnya.

Khuatir kalu ada yang tau kami belum tidur. Terdiam kami memasang telinga. Sunyi. Suara jengkering terdengar nyaring diluar tembok. Kami saling berpandangan lalu gelak sambil menutup mulut masing-masing.

"Udah tidur. Esok kamu mengantuk, aku pula yang dimarahi Mama."

Kami kembali berbaring. Tapi mata ini tidak boleh pejam. Percakapan kami tadi masih terngiang terus ditelinga saya.

"Gik.....?" "Tidur.....Dah malam." Saya menjawab tanpa menoleh padanya.

Saya ingin dia tidur, agar dia kelihatan cantik jelita esok pagi. Rasa mengantuk saya telah hilang, rasanya tidak akan tidur semalaman ini. Satu lagi pelajaran dari pernikahan saya peroleh hari itu. Ketika manusia sedar dengan kemanusiaannya.

p/s:credit to www.iluvislam.com ;)